Analis Sebut Bitcoin Dua Kali Lebih Langka dari Emas Usai Halving

Jakarta Analis di bursa kripto terkemuka, Bybit mengungkapkan Bitcoin (BTC) akan kian langka setelah tiap-tiap halving. Menurutnya Halving Bitcoin 2024 akan membuat Bitcoin dua kali lebih langka dari emas. Dikabarkan dari CryptoPotato, Kamis (18/4/2024), Bybit mengatakan figur stock-to-flow (S2F) Bitcoin memperkuat klaimnya karena metriknya menunjukkan BTC menjadi lebih langka ketimbang emas setelah tiap-tiap halving. Rasio S2F dihitung dengan slot gacor server thailand membagi pasokan komoditas yang beredar dengan produksi tahunannya untuk menerima ukuran kelangkaan. Perkuat Pasokan Halving akan memperlambat pasokan dengan mengurangi laju produksi BTC, dan tekanan pasokan mungkin tak bisa dihindari. Bitcoin sudah memperhatikan pertanda-pertanda awal penurunan, yang akan memburuk pasca-halving. Walaupun halving dikenal memicu kenaikan harga bitcoin, para analis memperhatikan siklus ini sebagai siklus yang rumit dan masih belum yakin mengenai akibat momen akan datang karena BTC sudah mencatat rekor tertinggi baru. Sebagian orang percaya bahwa reli pasca-halving tak akan sehebat yang dialami pasar setelah kejadian di masa lalu. Melainkan demikian, spesialis pasar percaya permintaan akan mendorong lonjakan BTC pasca-separuh kali ini karena ETF Bitcoin menempuh potensi penuhnya. Selanjutnya Pasokan BTC untuk ETF Bitcoin titik lazimnya berasal dari bursa terkonsentrasi karena investor menyadari posisi mereka yang menguntungkan dan penambang menjual hadiah blok mereka. Dikala imbalan penambangan dipangkas dan investor membendung aset mereka pada cold storage atau dompet terdesentralisasi, penambang akan membendung diri untuk tak menjual dengan pesat, dan pasokan sisi jual yang mengalir ke bursa akan menurun. Disclaimer: Tiap-tiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisa sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.